GP Malaysia : Mesin Meledak, Hamilton Tetap Pede

0
341

Mengawali balapan dari pole position, ternyata tidak melulu berbuah kemenangan. Ini terbukti pada diri pebalap tim Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton saat berlangsungnya GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (2/3) silam.

Pebalap asal Inggris ini sempat kaget dan melontarkan kecurigaan setelah mesin pacuannya meledak dan terbakar sesaat setelah berakhirnya balapan.

“Pertanyaan saya untuk Mercedes, kami punya begitu banyak mesin. Namun satu-satunya mesin yang gagal adalah milik saya. Siapapun harus memberikan saya jawaban, karena ini tidak bisa diterima. Kami bertarung untuk merebut gelar juara dunia dan hanya mesin saya yang rusak. Seseorang tidak menginginkan saya menang tahun ini. Namun saya tidak akan menyerah dan akan tetap berjuang,” ujarnya.

Namun juara dunia Formula 1 tiga kali ini jauh lebih tenang saat bertemu dengan media satu jam setelah balapan dan mengatakan bahwa pernyataannya di televisi hanya bersifat emosional.

“Sejujurnya, Anda harus mengerti maksud saya. Di satu sisi saya sangat berterima kasih atas kesuksesan yang telah berhasil saya raih dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Mereka (Mercedes) telah bekerja sangat keras. Dan saat Anda harus keluar dari mobil akibat mesin rusak setelah sempat memimpin balapan, sangat sulit mengatakan hal-hal positif. Memang sangat sulit. Namun saya 100 persen yakin terhadap mereka. Ini merupakan tahun keempat saya bersama teman-teman di bengkel dan pabrik. Dan saya 100 persen percaya kepada mereka,” jelas Hamilton.

“Yang paling penting bukanlah bagaimana Anda jatuh, namun bagaimana Anda bisa bangkit kembali. Hal tersebut bukan hanya berarti untuk saya, namun juga untuk tim saya. Saya sempat melihat mekanik saya menitikkan air mata, jadi saya tahu bahwa kami semua harus menanggung rasa sakit yang sama. Walau ini buruk, namun masih banyak hal positif yang bisa dijalani. Masih ada lima balapan tersisa,” tutupnya.

Foto: www.theguardian.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY