Iden Gobel : Komunikasi yang Utama

0
981

Presiden Mercedes-Benz W211 Club Indonesia ini sempat mencoba mobil Eropa lain. Tapi ia tidak menemukan tambatan hati yang lebih sreg ketimbang W211 koleksinya sekarang. Ya, pria yang hangat disapa Iden Gobel ini juga optimis akan perkembangan komunitas Mercedes-Benz di Indonesia. Buatnya, komunikasi jadi hal yang utama dalam menjaga kekompakkan. Berikut hasil obrolan Mercedes Lounge dengan pria bernama lengkap Irwan Iden Gobel, yang juga hobi merawat Vespa.

IDEN-GOBEL-1

Bisa ceritakan awal pertemuan Pak Iden dengan Mercedes-Benz?

Wah, sudah dari dulu. Sudah punya Mercedes-Benz tapi variannya lain, Boxer W124. Terus sempat mencoba mobil Eropa yang lain tapi akhirnya balik lagi ke Mercedes-Benz lagi. Pakai W211. Terus diajak teman masuk Mecedes-Benz W211 Club Indonesia dengan nomor member 50. Ternyata mobil ini keren juga, sudah ada yang full option. Lengkap, udah pakai HID, panoramic, TV, telefon.

Kenapa Pak Iden memilih Mercedes-Benz?

Yang pertama nyaman. Kedua long lasting. Dari bentuk bodi, look alike-nya. Pokoknya, auranya gimana gitu… Pokoknya abadi dan enak dipandang.

IDEN-GOBEL-3

Selain karena full option, kenapa milih W211?

Pada tahun 2004 – 2005, gue masih pakai W124 tapi kalau lihat W211 kayaknya keren banget. Abis itu gue nazar, pokoknya gue harus punya mobil ini. Kebetulan, ada yang option-nya selengkap ini.

Bisa diceritakan, bagimana ceritanya Pak Iden sampai jadi presiden?

Kalau terpilihnya sih sebetulnya nggak nyangka. Nggak nyalonin tapi semua dicalonkan. Jadi semuanya memilih. Sampai sepuluh calon, dikerucutkan menjadi tujuh, dipilih lagi sampai lima. Nah, pas tersisa tiga calon baru gue baru sadar ada nama gue di situ. Sementara waktu itu gue masih dirawat di rumah sakit. Dengan waktu lima hari gue harus bikin visi misi dan program, untungnya banyak teman-teman yang mau bantu.

IDEN-GOBEL-4

Dengan waktu yang singkat itu bagaimana hasilnya?

Wah, seru juga saat itu. Kita Munas sekaian ultah Mercedes-Benz W211 Club Indonesia yang kedua, acaranya keren banget, diapresiasi oleh semua anggota MB Club INA yang hadir karena topiknya bagus. Pokoknya kelihatan sekali antusiasme dari yang hadir.

Lalu bagaimana persaingannya di Munas waktu itu?

Ketat banget tuh. Perolehan suaranya cuma terpaut dua suara dari pesaing. Kan, kalau satu suara saja pindah ke dia jadi imbang posisinya. Pokoknya deg-degan deh. Padahal gue dari awal udah ketinggalan banyak walau akhirnya nyusul.

IDEN-GOBEL-5

Sebetulnya apa sih yang bikin Pak Iden terpilih? Memang apa visi misi yang ditawarkan?

Intinya, kan, ini klub mobil. Klub untuk kita menyalurkan hobi. Jadi isi program gue, ya, yang menunjang itu. Misalnya touring. Ada touring jarak pendek, ada jarak panjang. Kalo yang jarak panjang itu kayak Jambore. Rencananya kami ada touring ke Garut, Anyer, dan terkahir ke Bali akhir tahun nanti.

Sekarang berapa jumlah anggotanya?

Sekarang 99 member.

IDEN-GOBEL-11

Dalam dua tahun masa kepemimpinan, ada target jumlah anggota?

Kalau untuk member gue nggak naruh target tapi gue pengen punya dua chapter lagi. Yaitu Bandung dan Palembang. Sebetulnya gue juga pengen ada Chapter Bali tapi gue fokuskan dua dulu, deh.

Apa nggak terlalu sedikit dalam dua tahun hanya bikin tiga chapter?

Nggak penting jumlahnya, yang penting solid. Daripada banyak-banyak tapi pada pecah.

IDEN-GOBEL-7

Kira-kira apa sih bakal Pak Iden lakukan biar gak ada perpecahan?

Yang penting komunikasi, sering ngumpul. Kayak sama chapter Surabaya. Kami sering ngumpul. Kalau bukan gue yang kesana, ya mereka yang kemari. Kita ngobrol bareng. Kayak kemarin ada event di Bandung, orang Surabaya kemari terus kita ke Bandung bareng-bareng.

Nah, pertanyaan selanjutnya keluar dari otomotif, nih. Apa sih hobi Pak Iden selain Mercedes-Benz?

Koleksi Vespa, makan, dan lagi berusaha ngoleksi jam tangan.

IDEN-GOBEL-12

Sampai sekarang sudah ada jam tangan apa saja?

Mmhh, ada Panerai, IWC, Audemars Piguet, Hublot, Bell and Rose, sama Rolex.

Kalau Vespa-nya?

Ada Vespa GTS, 946, Sprint, Primavera, PX, Special, VN, VL, dan Vespa GS.

IDEN-GOBEL-10

Nah, kalau belajar nyetir mobil dari kapan, nih?

Officially, setahu nyokap SMP kelas 3. Pakai Suzuki Carry punya bokap.

Ada kisah unik nggak selama belajar nyetir?

Nggak ada sih, cuma nyemplung got sekali sama nabrak portal sekali.

IDEN-GOBEL-9

Kalau selama bawa mobil, ada pengalaman yang tak terlupakan?

Ada. Waktu itu gue habis nganterin nenek gue ke stasiun subuh-subuh. Terus pulangnya gue tabrakan. Gue lagi nyetir, mobilnya ngebuang ke kiri. Pokoknya mobil bagian kiri hancur. Nah, tempat duduk yang sebelah kiri itu sampai ada di bangku kemudi tempat gue duduk.

Kalau menurut Pak Iden, bagaimana kondisi komunitas Mercedes-Benz di Indonesia sekarang?

Sudah cukup bagus dan banyak hal positif yang gue lihat. Yang akan gue canangkan juga di Mercedes-Benz W211 Club Indonesia. Contohnya seperti bakti sosial dan juga campaign serta CSR. Kemarin kita sempat ke rumah-rumah yatim piatu. Dan kami juga sempat terlibat promo film nasional.

IDEN-GOBEL-8

Kalau boleh tahu, apa motto hidup Pak Iden?

Apa ya? Pokoknya, never give up and enjoy your life.

Terakhir, apa mobil idaman Pak Iden yang belum terwujud?

Porsche 993 Targa

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY