Martin Brundle : Hamilton Kurang Beruntung, Bukan Konspirasi Mercedes

0
334

Ucapan Lewis Hamilton sesaat setelah mobilnya mengalami kerusakan di GP Malaysia, Minggu (2/10) membuat banyak orang berspekulasi. Banyak pendapat yang beredar di kalangan pemerhati Formula 1. Salah satunya adalah opini yang keluar dari mulut mantan pebalap F1 yang sempat bergabung bersama tim Tyrrell, Williams, Benetton, Jordan dan McLaren, Martin Brundle.

“Sebelumnya terjadi persaingan yang bersih antar pebalap di depan hingga akhirnya mesin mobil Lewis meledak. Dan beberapa saat setelah keluar dari mobil dengan lonjakan adrenalin dan penuh kekecewaan, dia mengatakan kepada media bahwa ada orang yang tidak menginginkan dirinya menang. Walau akhirnya pernyataan tersebut diralat. Namun sebenarnya maksud Lewis akurat. Dia menunjuk tujuh dari delapan mobil yang mesinnya dipasok oleh Mercedes sangat kuat musim ini. Dan hanya mesin pacuannya yang kerap mengalami masalah,” ujar Brundle.

Brundle juga menyangsikan soal instalasi. Pasalnya jika ini terjadi, pasti data-data akan langsung muncul. Apalagi pengalaman dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh tim teknisi yang bermarkas di Brackley, Inggris ini usah disangsikan lagi. Sementara jika merujuk ke gaya mengemudi Hamilton, pebalap yang mengawali karirnya di GP Brazil tahun1984 silam ini mengatakan bahwa dengan teknologi seamless gearbox membuat pebalap tidak mungkin miss gear atau over-rev saat menurunkan gigi.

Lalu mengenai pendapat orang terkait masalah sabotase, Brundle mengatakan bahwa dirinya sempat berkunjung ke Brixworth, Inggris. Tempat dimana Mercedes-AMG mengembangkan mesin-mesin hi-perf super canggihnya.

“Brixworth adalah tempat Mercedes merancang, memproduksi dan melakukan uji coba tanpa henti. Sangat mengesankan melihat ratusan orang yang memiliki kualitas tinggi dengan peralatan terbaik memproduksi mesin hybrid. Mereka tidak menunjukkan ada satu departemen yang difokuskan untuk melakukan perusakan terhadap mesin tertentu,” jelasnya.

Perihal teori konspirasi yang menyatakan bahwa Mercedes menginginkan Rosberg yang meraih kemenangan, Brundle punya opini tersendiri.

“Apakah Mercedes sangat menginginkan Rosberg menang dan menyerahkan nilai di klasemen kosntruktor ke serta kemenangan ke tim Red Bull? Rasanya tidak. Lewis Hamilton hanya kurang beruntung.”

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY