MB W203CI : Sorotan Media Massa Penting untuk Klub

0
1161
Mercedes-Benz-W203-Club-Indonesia

Perbincangan dengan Deddy “Pak Guru” Rachmadi membawa MercedesLounge.com menemui klub varian yang satu ini. Awalnya, kami menanyakan perihal klub yang dia anggap sedang getol menggalakkan kegiatannya. “Sekarang saya lihat kalau MB W203CI sedang aktif dan makin kompak. Malah, terakhir saya dengar mereka melakukan touring ke Titik Nol, Aceh,” jelasnya.

Tanpa pikir panjang, kami langsung “memburu” sang presiden klub varian Mercedes-Benz W203 Club Indonesia (MB W203CI), yang tidak lain adalah Ardhy Chandra Edwinsyah (32) untuk menggali cerita tersebut. “Pernah ada klub Mercy yang melakukan itu (touring Jakarta – Aceh) tapi estafet. Jadi disambung oleh chapter mereka. Tapi MB W203CI langsung dari Jakarta berangkat tiga mobil ke Aceh,” jelas Ardhy saat ditemui di sela-sela Jamnas ke-10 MBClubINA.

Mercedes-Benz-W203-Club-Indonesia

Meski diakuinya, kalau perjalanan yang dilakukan dua bulan lalu itu bukan bagian agenda resmi klub tapi ketiga member nekat, Herman Wijaya, Cakra Sitorus, dan Djumwa Fitriandi pantas mendapat apresiasi yang tinggi. “Saya sangat mendukung kegiatan positif yang mereka laksanakan. Walau mereka menggunakan biaya sendiri tapi kami tidak bisa tinggal diam,” sambungnya. Para member MB W203CI patungan untuk memberi support perjalanan Herman cs yang menghabiskan waktu total sekitar 25 hari.

Baik Herman, Cakra, dan Djumwa merupakan bagian dari sekitar 250 member MB W203CI. Klub yang hingga kini telah memilik empat chapter, yakni Jakarta sebagai pusat, Surabaya, Semarang, dan Bandung. Ardhy, presiden MB W203CI yang menjabat untuk periode 2015 –  2017 menganggap ada dua hal yang menjadi parameter perkembangan sebuah klub. “Kemajuan klub adalah bertambahnya chapter dan anggota,” katanya.

Mercedes-Benz-W203-Club-Indonesia

Untuk itu ia punya strategi sendiri. Berbekal pengalamannya berkecimpung di industri komunikasi, Ardhy sedang merancang klub yang “seksi” di mata media massa sehingga bisa mendapat sorotan lebih. Caranya dengan mengadakan kegiatan-kegiatan unik dan memanfaatkan media sosial untuk menggaet minat pemilik Mercedes-Benz W203 agar bergabung. “Pemilik mobil ini banyak. Kita harus beritahukan bahwa klub kita eksis dan kegiatan kami positif,” sambung Ardhy. Klub ini memanfaatkan fanpage Facebook bernama W203 Club Indonesia sebagai jendela yang menghubungkannya dengan publik.

Selain tentunya acara bertemakan sosial yang diwajibkan MBClubINA, Ardhy dkk punya agenda dua tahunan bertajuk “Peanut Cup”, sebuah lomba yang mengundang beragam varian. “Kegiatan pertama waktu itu gokart, kedua paintball, yang ketiga kemarin kita kerjasama dengan Perbakin untuk tembak sasaran,” seru Ardhy. Kata “peanut” yang digunakan pada nama kegiatan terinspirasi dari bentuk headlamp Mercy W203 yang dianggap menyerupai kacang.

Mercedes-Benz-W203-Club-Indonesia

Inspirasi yang sama juga digunakan saat mereka menamai “ekstrakulikuler” bagi para member yang doyan mengendarai skuter, yaitu Scooternuts.

Kendati klub yang berulang tahun pada 20 Maret ini punya banyak kegiatan menyenangkan, bukan berarti mereka tidak punya masalah. Ardhy tengah memutar otak untuk meningkatkan tensi aktivitas salah satu chapter-nya yang sedang lesu. “Salah satu chapter kami, Semarang pernah mengalami kevakuman sekitar satu tahun. Itu jadi pekerjaan rumah saya untuk menumbuhkan chapter itu kembali,” ungkapnya.

Selebihnya, ia akan terus memompa semangat semua chapter. Sehingga, mampu terus berkontribusi bagi masyarakat, internal klub, dan  MBClubINA sebagai induk yang memayungi semua klub varian. Sebagai contoh, aksi mereka yang memfasilitasi masuknya sponsor, Indosat Ooredoo ke jambore nasional tahun ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY