Parts Copotan Mercedes-Benz Agouy : Jadi Solusi Saat Restorasi

0
1291

Selama masih banyak komunitas dan pengguna Mercedes-Benz di Indonesia, bisnis ini tentu tak akan padam. Hal itu mungkin yang terus berada di pikiran Agusani Achmad untuk terus menyalakan api semangatnya dalam menjalankan usaha body parts copotan Mercy.

Bagi anggota W124 Mercedes-Benz Boxer Club Indonesia (W124 MBCI) Jakarta, tentu tak asing lagi dengan pria yang akrab disapa Agoy ini. Ia telah merintis usaha parts Mercy sejak 2006 silam. Tergabung di dalam komunitas W124 MBCI, tidak berarti hanya peranti khusus untuk Boxer saja yang ia tawarkan.

Namun berbagai body parts copotan Mercedes-Benz dari berbagai varian dan tahun tersedia di gerainya. Mulai dari varian lawas seperti W110 dan W115 hingga terbilang muda seperti W203, W211 dan W220.

Sebut saja lampu American Style, antenna Hirschmann, third brake lamp, Speedometer Cluster MPH, emblem, setir model baru dan lawas hingga barang-barang opsional Mercy berbagai varian yang tak masuk di Indonesia. Selain itu tentu tersedia kelengkapan peranti standard varian Mercy di tanah air, namun dalam kondisi baik.

Hingga tahun kesepuluh usahanya berjalan, konsumen yang datang banyak dari anggota komunitas Mercy varian lain. Baik untuk sekadar meremajakan tampilan ataupun keperluan restorasi untuk para pengguna Mercedes tahun lawas yang kerap menghubunginya.

Uniknya, jika barang sedang tidak tersedia di tempatnya, Agoy siap bantu untuk mencarinya agar konsumen mendapatkan barang yang diinginkan. Lantas seperti apa perputaran usahanya, bukankah body parts termasuk barang slow moving yang tak begitu sering diganti atau dibutuhkan?

“Utamanya kita fokus untuk pengadaan barang bagi yang mau upgrade tampilan. Meski engga sedikit juga konsumen yang datang mencari parts standard karena kebutuhan, misal lampu pecah karena insiden atau rusak karena umur,” ungkap Agoy, di gerainya saat Benz Family Festival 2016 kemarin.

Pria yang memiliki no register W124.01.257 di komunitasnya tersebut menambahkan bahwa barang yang paling dicari adalah aksesori US Spec. Kalau ada barangnya biasanya cepat sekali laku. Bahkan untuk beberapa item tuner seperti AMG dan Brabus pelanggan banyak yang pesan dan kasih uang muka (DP) saat order.

Barang-barang unik dan terkadang antik ini didapatnya dari berbagai sumber. Antara lain import dari luar negeri seperti Amerika, Dubai dan Malaysia (ex Jepang).

Tentunya ia memiliki standarisasi kualitas khusus terhadap barang yang diambilnya, agar tidak mengecewakan konsumen. Seperti barang dari Dubai yang tak melulu diambilnya karena beberapa ada yang cacat atau biasanya retak karena panasnya suhu udara disana.

Banyaknya penjual barang copotan Mercy ini tak diambil pusing olehnya. Justru dianggapnya sebagai nilai positif karena bisa saling menutupi jika ada kebutuhan akan barang.

“Misalnya ada konsumen yang butuh barang tapi saya lagi kosong, jelas pertama yang saya hubungi adalah pedagang parts copotan lain baru importir untuk mendapatkan barangnya. Berlaku juga sebaliknya, jadi kita bisa sama-sama jualan, bukan malah jadi kompetitor,” terang Agoy.

Regenerasi dari para anggota komunitas dan pengguna Mercy, membuat usaha semacam ini akan terus berkembang. Pemain baru tentu ingin menorehkan kreativitasnya dalam mendandani Mercedes kesayangan dengan berburu aksesori dan parts yang dibutuhkan lewat sosok seperti Agoy dan pebisnis barang copotan lainnya.

Agouy
08119124124

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY