Regulasi Ini Jadi Momok Mercedes DTM di 2016

0
486

Pimpinan DTM Mercedes Ulrich Fritz berkomentar miring mengenai sistem performa-berat yang baru saja diperkenalkan pada musim 2015 kemarin. Dirinya menanggap bila sistem tersebut tidaklah adil dan mengharapkan adanya perubahan di dalam regulasi tersebut di musim 2016.

Pertama kali diterapkan di Norisring dan kemudian diteruskan setelahnya, sistem performa-berat telah menuai kritik dari banyak pihak yang berdiam di paddock. Mulai dari pembalap Mercedes Gary Paffett yang menilai bila regulasi tersebut telah membantu BMW memenangkan mahkota manufaktur tetapi dengan mobil yang buruk atau Mattias Ekstriom dari Audi yang turut menilai tentang ketidakadilan dalam sistem tersebut yang memberikan pinalti kepada pembalap tercepat.

Dan Fritz yang membawahi tim dengan bobot rata-rata 1123.8 km, dibanding dengan basis 120 kg, Audi 1127.2 kg dan BMW 1109.6 kg, menyatakan bila sistem tersebut harus dikaji ulang.

“Kami selalu berdsikusi dengan manufaktur lain tentang bagaimana sanksi terhadap bodi dan bagaimana kami dapat meningkatkan kualitas olahraga dan memberikan sebuah pertunjukan yang baik bagi fans kami,” jelas fritz kepada Motorsport.com beberapa waktu yang lalu.

“Saya berpikir kami memiliki bukti yang nyata bila (sistem performa berat) tidaklah berada dalam tingkat yang sempurna tahun lalu, jadi jelas ini harus diubah,” pungkasnya. Fritz sendiri menawarkan solusi dengan mengurangi dampak efek tersebut dan mengubah penilaian dari ronde per ronde ke balapan per balapan dengan berdasarkan kartu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY