Robert Tarigan: Pegang Teguh Petuah

0
1045

 

Didikan sang ayah soal perawatan kendaraan masih diterapkan pria bernama Robert Tarigan ini. Maka tak heran jika hingga saat ini Mercedes-Benz W124 yang diwariskannya masih tampak rapih dan terawat. Berkat tangan dingin kelahiran 24 November 1978 ini, Mercedes-Benz W210 Club Indonesia alias New Eyes Club Indonesia juga berkembang pesat. Simak perbincangan kami dengan pehobi audio dimaksud seputar koleksi dan kecintaannya dengan Mercedes-Benz.

IMG_8526_resize

Hallo Bang Robert, apa kabar?

Hallo juga. Kabar baik.

Langsung saja, kenapa Anda menjatuhkan pilihan untuk mengoleksi Mercedes-Benz?

Menurut saya biaya perawatan Mercedes-Benz dan yang lainnya itu masih relative terjangkau. Terlebih jika dibandingkan dengan brand Eropa lainnya.

IMG_8516_resize

Sebenarnya siapa yang meng-influence abang hingga bisa jatuh cinta dengan Mercedes-Benz?

Terus terang peranan ayah sangat besar di sini. Ayah saya lah yang rajin ngomporin saya sampai bisa suka dengan dunia otomotif. Beliau dulu punya Mercedes-Benz 300E W124 tahun 1993 yang dibelinya dari baru dan dilungsurkan ke saya sekarang.

IMG_8579_resize

Apa yang paling Anda ingat soal Ayah dan mobilnya?

Yang pasti beliau sempat bilang bahwa beli mobil itu gampang. Namun yang paling sulit adalah merawat mobil tersebut. Kata-kata itu masih saya pegang sampai sekarang. Jadi beliau hanya minta saya untuk menunjukan terlebih dahulu kalau saya memang bisa merawat mobil. Sejak saat itu saya selalu rajin kalau disuruh merawat mobil. Ya yang simle saja. Seperti mengecek tekanan angin, oli, aki, hingga memanaskan mobil.

IMG_8522_resize

Apakah hobi Anda didukung oleh keluarga?

Tentu saja. Paling istri saya kebingungan. Kok mobil tua malah disimpan terus di dalam garasi dan mobil-mobil keluaran baru yang dipakai setiap hari. Hahahaaa..

Memangnya ada mobil apa lagi di garasi?

Selain W124, saya juga punya W210 dan W211 serta dua unit Vespa.

IMG_8557_resize

Kalau hobi lain selain otomotif?

Saya ini masuk kategori maniak audio. Bukan audio mobil. Jadi saat saya bisa mendapatkan settingan sound yang pas saat saya berdiri di depan panggung besar, sesuai dengan sound yang keluar saat saya mendengarkan lagu lewat compact disc, di situ saya mendapatkan kepuasan tersendiri. Kebetulan pekerjaan saya masih berkaitan dengan hobi yang saya geluti. Saya juga mengkoleksi T-shirt Hard Rock Café dari berbagai Negara. Hingga saat ini sudah ada 35 buah T-shirt, yang terjauh adalah Hard Rock Café Tel Aviv.

IMG_8554_resize

Bagaimana perkembangan komunitas Mercedes-benz di Indonesia menurut Anda?

Sekarang Mercedes-Benz Club Indonesia sudah menaungi 77 club di seluruh Indonesia, baik club varian maupun region. Rasa kekeluargaannya cukup tinggi, kemanapun kita pergi ke seluruh Indonesia, tinggal masukin ke milis. Karena rasa persaudaraannya sangat tinggi sesuai dengan slogan united under one star, jadi kita pasti dibantu kalau ada kendala saat perjalanan. Kita cukup solid, Walaupun banyak perbedaan, namun perbedaan tersebutlah yang membuat kita semakin solid.

IMG_8527_resize

Apa yang akan Anda lakukan selama Anda menjabat sebagai Presiden NECI?

Member kita di Jakarta sudah lebih dari 170, terdapat peningkatan jumlah member yang cukup signifikan. Di komunitas kami kayak ada gentlemen agreement bahwa saat kita menjabat sebagai Presiden, maka si Presiden harus bisa bikin satu chapter baru. Dan di bawah kepemimpinan saya, mudah-mudahan bisa tambah satu chapter yaitu Semarang.

IMG_8541_resize

Oke, pertanyaan terakhir. Apa mobil idaman dan mobil impian seorang Robert Tarigan?

Kalau mobil idaman itu Range Rover. Sementara mobil impian saya adalah Mercedes-Benz G63 AMG. Jadi kalau mau rapih-rapihan pakai Range Rover, dan di saat mau kotor-kotoran pakai G63 AMG.

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY