Tanggapan Pembalap Junior Tentang Mobil DTM SLS AMG GT3

0
512
Sebastian Asch dan Luca Ludwig

Untuk pertama kalinya pembalap junior, Sebastian Asch dan Luca Ludwig, menguji mobil Mercedes-Benz DTM di Jerez de Frontera, Spanyol. Momen ini makin spesial berkat kehadiran ayah mereka yang juga merupakan legenda balap dunia, Roland Asch and Klaus Ludwig. Mereka semua berkesampatan memacu mobil yang menjadi juara DTM musim 2015, yakni SLS AMG GT3. Lalu, bagaimana tanggapan mereka tentang mobil tersebut?

“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Mercedes-AMG karena diperbolehkan untuk menguji mobil mereka. Mobil ini sangat bagus di tikungan. Sangat responsif meski kita terkadang telat menginjak rem. Saya bahkan tidak henti-hentinya tersenyum di dalam kokpit,” tutur Sebastian Asch.

“Sebuah kehormatan besar bagiku. Ini pertama kalinya saya mengendarai mobil DTM di Jerez. Ini juga membawa kembali kenangan masa remaja dimana saya sering kali menghabiskan banyak waktu dengan ayah dalam keluarga Mercedes-Benz DTM. Saya cukup dapat beradaptasi dari awal, namun tetap ini sangat berbeda dengan balap GT. Butuh waktu untuk paham batasan atas mobil. Tetap, saya sangat bahagia dengan hari ini,” ungkap Luca Ludwig.

Kedua talenta muda mendapat kesempatan langka ini karena pencapaian mereka sebagai juara di 2015 ADAC GT Masters. Seperti peribahasa, buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, kedua ayah mereka juga pembalap ternama yang membela Mercedes-Benz di DTM era 90’an dan meraih banyak prestasi mengagumkan.

“Saya menjalani tes ini dengan anak saya dan mendapat hasil brillian. Terakhir kali adalah di DTM 1994 dengan AMG Mercedes C-Class. Sekarang saya paham apa yang para pembalap masa kini lakukan. Tidak mudah untuk melakukan semuanya di dalam mobil, terutama bila kamu paham sudah di ambang batas. Sangat hebat melihat apa yang Sebastian dapat lakukan di dalam mobil,” cerita Roland Asch, ayah dari Sebastian Asch.

“Ini adalah pengalaman yang mengagumkan. Kini saya paham rasanya mengendalikan sebuah mobil DTM modern. Angkat topi untuk mereka yang dapat mengendalikan mobil ini sampai batasnya. Perlu banyak latihan dan segudang talenta. Respect!” tutup Klaus Ludwig, ayah dari Luca Ludwig.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY